Calon Pembeli Sering Tanya Doang Terus Kabur? Ini Solusinya

Bagi kalian yang punya bisnis pasti pernah berjualan, nah pernah gak kalian ketemu dengan calon pembeli yang kelihatanya sudah tertarik ingin membeli, sudah isi data, sudah janji transfer, ternyata setelah ditunggu tunggu gak ada kabar lagi. hmm..

Strategi Penjualan

Setelah sekian bulan calon pembeli tersebut juga gak ada kabar tidak juga chat bukti transferanya. wkwkwk

Pernah kan mengalami yang seperti itu?

Yups, ketika kita jualan kita tidak bisa mengharapkan semua prospek menjadi pembeli. tapi jangan menyerah ya..akan ada banyak calon pembeli yang akhirnya membeli juga.

Saya ada beberapa tips yang bisa kalian lakukan agar memperbesar peluang closing.

Jadi kalau dulu 10 orang yang bertanya tanya yang beli 3 orang

Setelah kalian praktik 5 hal ini bisa jadi yang tanya 10 yang beli 7 orang

Asik ga tuh??

Baca Juga : Anda reseller??Ini Panduan Untuk Anda

Baik langsung saja akan saya bagi 5 hal tersebut agar kemungkinan closing semakin besar.

1. Ulangi manfaat produk

Jika ada calon pembeli yang menanyakan harga, jangan hanya menjawab harganya saja, tapi jawablah dengan rumus yaitu harga + manfaat produk

Apa manfaatnya?

Sebenarnya calon pembeli menanyakan harga berarti sudah ada keinginan untuk membeli.

Dan keinginan itu bisa semakin besar jika kita memberikan informasi manfaat produk. Dengan begitu calon pembeli tidak hanya fokus pada harga tapi juga manfaat produk tersebut.

Cara menyampaikan manfaat produk ini bisa bermacam cara.

Bisa dengan menulis 3 manfaat produk dalam satu kalimat, bisa juga membuat daftar dalam bentuk poin-poin.

Jika produknya dalam bentuk komoditas seperti baju, aksesoris, sepatu, kita bisa kirimkan ulang gambar produknya.

2. Cantumkan Batasan

Salah satu faktor kenapa jualan bisa gagal closing karena penjualnya lupa dalam mencantumkan batasan.

Kenapa harus beli sekarang?

Apa lagi ada promo?

Stok yang terbatas?

Pengiriman hanya sampai jam tertentu?

Atau ada alasan lain?

Intinya sampaikan kepada calon pembeli tersebut bahwa produk yang mereka tanyakan terbatas.

Alasan kenapa calon pembeli menunda karena mereka merasa gak harus memiliki produknya sekarang.

Nah kita bisa memancing perasaan itu dengan mencantumkan batasan.

3. Cantumkan Emoticon Senyum dan Panggil Nama Mereka.

Penelitian membuktikan bahwa mayoritas transaksi terjadi karena pembeli suka dengan sikap penjualnya.

Dengan menggunakan emot dan memanggil nama mereka secara langsung akan memberikan kesan bahwa kita adalah penjual yang ramah.

Panggil nama mereka sesuai dengan jenis bisnis Anda.

Jika target pasarnya anak muda maka panggilah kak, jika target pasarnya orang tua panggil dengan Pak atau Bu, tapi jika target pasarnya rentang usia maka sering-sering memanggil mereka dengan mas atau mbak.

4. Gunakan Kalimat Membantu.

Jika Anda meminta calon pembeli untuk transfer gunakanlah kata ” Boleh”, “Bisa”, “Silahkan”, “Saya bantu”,

Supaya tidak terkesan menyuruh nyuruh, sebab kesan akan lebih cepat ditangkap dari pada pesan.

Dan Tips terakhir adalah….

5. Gak Ngarep

Ternyata suasana hati itu sangat mempengaruhi orderan kita lho.

Kok bisa?

Yups betul sekali jika kita salah dalam memaknai arti dari rejeki.

Coba kita lihat yang orderanya laris manis mereka jualan gak pake ngarep atau memaksa maksa.

Jualanya santuy bahkan cenderung happy. Mereka faham kalau rejeki itu dijemput bukan dikejar.

Kalau dijemput artinya rejeki itu pasti ada sedangkan kalau dikejar belum tentu terkejar.

Jika memang sudah menjadi rejekinya kita pasti akan sampai juga.

Sebaliknya jika bukan rejekinya kita mau dikejar sampai mana juga gak akan kita dapatkan.

Nah, kalau belum faham masalah ini biasanya akan kelihatan dari bahasa ketika meminta calon pembeli untuk transfer.

Bisa jadi calon pembeli merasa risih karena cara menyampaikanya kurang halus.

Baca Juga : Tips Agar Lolos Tes Wawancara Saat Melamar Pekerjaan

Jadi ketika kita mau jualan alangkah baiknya ditata dulu hati kita. Usahanya maksimal tapi jangan mengharap kepada calon pembeli. supaya penyampaian bahasa kita enak.

Bisa jadi selama ini calon pembeli kabur karena terlalu fokus di harga, kita lupa menyampaikan batasan, manfaat produk, atau kesan yang kita sampaikan kurang nyaman.

Silahkan dicoba tipsnya ya…

Saya doakan semoga hasil jualanya semakin hari semakin besar…aamiin

Informasi lainya klik disini

Beri Manfaat Berbagi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *